ini cerita tentang seorang anak manusia lelaki . dia baik , sangat baik . kami sama sama mengikuti sebuah acara sekolah yang membuat seluruh siswa yang mengikuti acara tersebut merasa seperti keluarga . tapi anehnya , tidak banyak sebenanrya diantara kami yang mengenal satu sama lain . hanya sekedar nama dan tidak akrab , mungkin . kalau diingat-ingat skalipun , saya dan anak laki laki ini tidak pernah bertukar sapa sekalipun . saya mungkin sedikit beda teman saya yang lain didalam keluarga kecil kami . anak itu tipikal orang yang cukup bersahabat dan ramah . sangat sedikit memori tentang percakapan kami yang saya rekam . sangat sedikit hingga akhirnya seperti ini . awalnya yang saya ingat saya dan semua ‘keluarga kecil’ saya sebagai kader baru yang sudah menjadi tradisi harus membuat semacam acara perkenalan atau semacamnya itulah . karena bertepatan dengan bulan puasa waktu itu maka rapat kami dilakukan menjelang buka puasa dan dilanjutkan dengan buka puasa tentunya . seperti anak muda kebanyakan , seusai semuanya dilakukan kami melakukan sesi foto . entah mengapa lelaki yang biasa biasa saja itu *maaf yaaa :p dibanjiri ajakan foto , mungkin karena sifatnya itu , dan saya sebagai sang empunya kamera juga menyempatkan foto kepada lelaki tersebut . foto berdua ? ah tidak , kami foto rame rame kok J
kedua , saya mengingat bahwa waktu kami kelas dua dulu , ketika jam olahraga kelas saya telah berakhir dan kami sekelas sudah berada di tempat masing masing untuk menunggu guru yang mengajar selanjutnya dengan kipas ditangan , kelas seberang , sedang asyiknya menanyikan lagu . happy birthday , dan kami sekelas pun bertanya sapa kah orang itu ? salah seorang teman kelas sayapun mengatakan bahwa laki laki itu sedang berulang tahun hari ini . kami , saya dan beberapa teman kela saya yang juga sekeluarga kecil dengan lelaki itu lalu kekelas sebelah untuk mengucapkan selamat juga sebagai keluarga kecil . dan dengan nada percaya diri yang sangat tinggi
setelah itu, tidak ada memori lain yang dapat saya rekam tentang lelaki itu . hanya kami yang mungkin mulai saling mengenal , saling sama sama meminjam buku satu sama lain . hanya itu , tidak ada yang lain .
sampai akhirnnya , kelas dua berkhir dan lembaran kelas tigapun dimulai .menyambut tujuh belas agustusan yang memang selalu diperingati dengan lampion beberapa hari sebelum tujuh belas agustus awal kisah kita dimulai . sebenarnya bukan asal juga , karena disekolah juga ada kegiatan menyambut tujuh belasan dan kami si keluarga kecil menjadi panitia sebuah kegiatan olahraga , seni , dan dakwah . saya dan lelaki itu sering tinggal disekolah untuk memberikan evalusi kepada ‘pekerja’ kegiatan tersebut . tapi karena lampion , sebuah perubahan besar terjadi . ada kejadian at yang menuntut saya menyimpan nomor lelaki tersebut , selain karena pikiranku kami sama keluarga kecil .
singkat cerita , dan beberapa kejadian , yang , maaaf , saya benci untuk menceritakannya , kami terbilang dekat . smsan kami lancar . gosip pun menguak tentang ini dan itu . satu bulan lebih enam hari kalau saya tidak salah , ia akhirnya menyatakan perasaannya . banyak yang saya pikirkan tentang keberaniannya itu . sangat banyak . egois saya , pemikiran orang terhadap saya , celaan orang , semua itu muncul ketika ia menyatakan perasaannya . saya meminta waktu untuk berfikir . dan tau hasilnya ? tidak cukup waktu 5 menit untuk saya membulatkan jawaban saya , tapi karena jangka waktu yang saya minta sehari tapi berubah menjadi 3 hari , hahahhaha . saya minta maaf untuk 3 hari membuat lelaki itu tergantung
dan sekarang , saya telah bersama lelaki itu . 17 September 2010 yang selamanya akan saya kenang . hari dimana saya mengatakan ia kepada lelaki itu . lelaki yang sangat baik . sederhana dan tidak pernah menuntut apapun dari saya . menerima apa adanya saya , dengan segala kekurangan saya . menutupi kekurangan saya , dan tidak pernah memanfaatkan kelebihan minim yang saya miliki . hari saya lebih baik ketika bersamanya dan sampai saya menulis post ini . hari kehari saya sangat menyayangi lelaki itu dan tidak tau harus melakukan apa ketika lelaki itu datang mengatakan kalau ingin menjauhi saya . bisa dipastikan hidup saya akan berhenti untuk berputar , ato malah lebih buruk ? entahlah .
dalam satu hubungan , pasti ada saja yang mencibir tidak menginginkan ato malah berfikir yang tidak tidak . bgitupun dengan saya . tapi , kembali lagi , saya sangat menyayayangi lelaki itu . dan menutup telinga apa pun yang mereka katakan . hidup saya bahagia , dan kalian para pengusik , enyah yaaah
itu beberapa foto lelaki itu . namanya FALDI ALWI , saya memanggilnya botto , hahaha . i love him very much :* lelaki yang bisa diajak cerita kemanapun . sebagai kakak bisa , orang yang lebih tua bisa , sahbat apalagi . sudah banyak kisah bersama lelaki itu , beberapa kisah memilih juga . sudahlah , tugas kami hanya menjalan kan hidup kami sama sama . kami menyayangi satu sama lain , love you botto :*
