Selasa, 13 Juli 2010

tujuhbelastahun

hari ini tepat tanggal 13 juli . dan 2 hari lagi tepat umur ku 17tahun . saya sangat bersyukur masih diberi kehidupan sampai 17 tahun ini . memang saya tidak banyak bersyukur atas apa yang saya telah saya capai sampai sekarang . saya masih sering lalai menjalani tugas-Nya .

tujuh belas tahun ? ini sangat di tunggutunggu oleh remaja . mungkin bukan lagi remaja , dewasa awal mungkin yah ? ulangtahun , sweetseventeen , sama sekali bukan prioritas atau hal yang sangat saya idamkan .
hari ini , saya terdiam di depan sebuah layar beserta keyboardnya . entah mau menuliskan apalagi, saya juga bingung . percaya atau tidak , air mata saya mengalir deras kali ini . entah knapa saya rasanya ingin menangis sampai saya puas untuk kali ini . mungkin karna terlalu lama saya terbang dalam bingkisan tawa , dan tak pernah menyadari kalo roda kehidupan di semua fase itu berjalan . begitupula pada riang , ada saatnya kita tertawa dan menangis . atau saya terlalu larut dalam kejadian malam ini .

pertama , entah knapa malam ini hanya celaan yang saya dengar . hanya omelan dan cemohan . entah knapa ini selalu terjadi di bulan juli , tepatnya ketika umur saya dalam hitungan jam akan bertambah . dan saya tidak pernah bisa melawan , hanya berontak dalam hati dan sama sekali tidak berani untuk mengungkapkannya . dan sepertinya saya hanya bisa terpuruk dalam kebisuan

kedua , kemarin , adik saya marah , dia berkata selalu saja saya , saya yang paling disayang . ingin rasanya saya berontak akan katakatanya . ingin sekali rasanya . tapi lagilagi saya hanya bisa diam . ketika adik sya itu tertidur , mama saya mengatakan begitulah anak bungsu . sangat pencemburu . sekalilagi saya hanya bisa diam , tapi ingin juga berontak ."anak bungsu memang selalu begitu ? " ini yang sangat menimbulakan kontrofersi dalam benakku . bukan kah mama juga bukan anak bungsu ? apakah sebelumnya beliau juga merasakan apa yang saya rasakan dan memahaminya ? tapi sampai kapan anak bungsu harus terus dielukan dan selalu di sempurnakan . apakah pernah ada yang berfikir kalo tradisi ini harus dihentikan ? cobalah mengerti , anak yang lain juga punya hati . dan jangan sampai menanamkan bom waktu pada hati anak yang lain . mungkin , sampai sekarang tidak ada yang melawan , karna ujung-ujung nya selalu saja ada masalah baru yang timbul .

ketiga , saya teringat pada ulangtahun saya beberapa tahun lalu . entah knapa kali ini saya sangat menginginkan ucapan " selamat ulangtahun " dari seseorang yang ada di rumahku . hingga sore , tak ada ucapan yang saya terima walau sekata saja . hanya satu orang yang mengingat hari ulangtahun saya waktu itu . hanya seorang tante , yang kupanggil mama yang mengingatnya . dan tahu kapan , mereka baru mengingat ulangtahunku ? 3hari kemudian , itupun karena saya yang mengatakannya . jujur , dalam keluargaku , memang tidak ada tradisi ulangtahun .tapi , sepertinya saya ditakdirkan untuk dilupakan . saya bersaudara 5 orang . kakak saya yang pertama , lahir pada 17 agustus . beruntung skali dia lahir bersamaan dengan proklamasi Indonesia , tidak menampik tidak ada yang bisa lupa . kakak saya yang kedua juga bgitu , anak kedua yang lahir pada tanggal 2 , bulan 2 , tahun 92 . dan dengan segala keunikannya , tak ada yang lupa . adik saya yang ke4 , pada 13 juni , entah dengan alasan apa , semua juga mengingatnya , dan terakhir . adik bungsu saya yang lahir tepat sehari sesudah ulangtahun ayah saya , mana mungin bisa di lupa ? nah saya ? 15 juli ? saya menangisi itu

keempat , kurang lebih sudah 5 tahun ayah saya tak disini ,tuntutan pekerjaan yang harus membuatnya pindah sana sini yang sebenarnya turut membawa setengah jiwa saya yang digantikan dengan kehampaan . betapa saya selalu merindukannya tepat pukul 00.00 pada setiap 15 juli .

kelima , jujur , agak berat untuk , menulis hal yang kelima ini . tapi ini bonus untuk hari ini . hari yang terpaksa saya harus mengesampingkan idealisme yang selama ini aku anut dalam prinsip hidup . faham yang selama ini aku anut adalah pembagian diri itu harus adil . bukan tidak percaya pada teman , tapi saya terkadang berat untuk mengungkapkan sesuatu . jadi " ada untuk teman , ada untuk keluarga , dan tentunya hanya disimpan sendiri " dan sekarang saya meanampiknya . ok , kembali kepoint kelima yang ingin saya jabarkan . teman teman terdekat saya selalu merasa aneh ketika ulangtahunku segera menyapa . yah , saya selalu mengingat masa masa itu . seperti kemarin , kami duduk di warung , saya yang mengatakan hey , ulangtahunku sebentar lagi .merancang surprise buat diri saya dan bergaya agar mereka tertawa . yah , saya mencintai tawa mereka . saya berharap ini selalu ada di hidup saya . dan saya menganggap ini kado terindah buat saya , tidak hanya di hari ulangtahun saya , tapi juga bulannya , dan bulan lainnya . miris memang , mengundang kado untuk diri sendiri . tapi itulah saya . maav karna harus berpurapura menyusun semuanya agar kalian tertawa , tapi itulah kado yang saya buat untuk dan dari diri saya .

over all , akhirnya , saya mendapatkan KTP :p kapan yah , bisa ikut pemilu ? kan bosa kalo terus di ajak ke tpa tapu ujungujungnya hanya duduk di kursi plastik di bawah tenda . saya sebenarnya sedikit penasar akan bilikbilik itu . hahahaha

saya rasa , saya harus bertererima kasih kali ini
makasih yang sebesarbesarnya buat tentunya Allah SWT yang telah memberikan ku kesempatan menikmati dunia dan oksigen yang gratis . keluarga yang selalu ada dan menjadi sahabat terbaik , walau kadang harus ada duka . dan segenap teman teman yang memberikan sya berbagai inspirasi yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu , love you guys :* maav , karena saya menjadikan kalian objek dari dan untuk saya atas hari kemarin .
dan , ehm.... rma yang akan menikmati sekolah barunya . selamat mengibarkan dunia mu di sekolah baru mu :)

Minggu, 11 Juli 2010

SELAMAT TINGGAL RMA :) ( PART 1 )

dulu , saya bertanya , apa benar sayang atau cinta akan sangat terasa apabila orangnya telah pergi ?
hmm ~
awalnya , saya hanya tersenyum . tidak mengiyakan dan tidak juga mengelakkan . mungkin karna belum merasakannya . tapi , sebenarnya , awalnya saya menampikknya . mungkin karna keangkuhan yang merajai ku , menganggap itu hanya katakata yang terlalu d lebih-lebihakan . mungkin
ini cerita , tentang kekaguman saya terhadap sesosok misterius sang adik kelas .
pertemuan kami diawali dengan tiket gratis dari sebuah bimbingan belajar yang diberikan oleh pengurus OSIS . jumlah yang 50 membuat kami membagikan tiket tersebut ke anak screning ( calon pengurus OSIS untuk anak kelas satu , sebelum mengikuti LDK ) . hmm ~
pada saat konser , gedung terasa sangat sesak , dipenuhi anak muda yang berjoget tak karuan sampai yang merokok seenaknya . entah knapa , malam itu awalnya saya ingin mengirim sms ke seorang teman SMP saya . krna sms saya tidak terkirim , dan sepertinya pada waktu itu pulsa saya tidak mencukupi untuk menelfon , saya meminjam hp adik kelas saya itu . awalnya , saya melihatnya tanpa ada fikiran apapun . sebenarnya , saya tidak terlalu mengenalnya . saya juga kembali ingin menegaskan lalu bertanya , apakah dia anak screning ? dia menjawab ia . dan ku utarakan niat ku untuk meminjam hpnya , sekedar untuk miss call . nomor telepon teman saya tidak aktif , dan saya mengembalikan hpnya . tidak ada percakapan yang berarti tentang kami selama konser berlangsung . kami asik pada malam kami sendiri . dia dan temannya yang semua lakilaki pergi entah kemana , dan saya yang kebanyakan perempuan tidak beranjak dari tempat .
konser selesai , hampir jam 12 . berakhirnya konser tersebut ternyata di tutup dengan keroncongannya perut kami . kami berkumpul tepat d depan mandala , terselip pembicaraan untuk makan di sebuah restoran cepat saji dekat gedung tersebut . dan saya yang awalnya tidak mau , akhirnya terayu juga . saya yang akhirnya dibonceng oleh adik kelas saya itu . sama seperti di gedung , tak ada pembicaraan diantara kami . sama sekali tidak ada . dan saya menarik kesimpulan , anak ini sangat pendiam .
sampai di restoran tersebut , saya kembali berjalan bersama teman saya . kami makan . sekarang sudah tengah malam , dan pastinya angkutan umum untuk pulang juga tidak ada . dengan sedikit menebalkan muka pada adik kelas itu , dia pun mengiyakan . semua yang searah dengan kami , pulang bersamaan . dengan catatan saya diantar deluan karna jujur , saya sedikit mengkhawatirkan adik kelas saya ini . bukan karena adanya perasaan "lain" yang saya rasakan , melainkan jalan menuju rumah saya yang sangat sepi dan gelap apalagi sudah tengah malam , akan berakibat fatal kalau sendirian . selama perjalanan lagilagi tak ada pembicaraan yang berarti . sedikit boring memang , tapi sudahlah . syukursyukur sudah di antar . sampai di rumah saya hanya bisa mengatakan makasi untuk adik itu , makasih RMA :)

*** be continue