seakan TAK ada apa - apa tentang kita
seakan kita hanya seperti biasa
seakan kita TAK pernah bersatu
kita ato sayakah yg melupakan semuanya ?
kita ato sayakah yang menjauh ?
kita ato sayakah yang seakan hilang ?
kita ato sayakah yang berubah bahkan pergy ?
entahlah~
masih banyak pertanyaanku tentang kita yang belum ku temui jawabannya
Masih banyak yang hanya ku simpan dalam hati
Dan mungkin baiknya ku simpan sendiri
Anda yang mulai menutup diri ,
Anda yang telah menemui kesenangan baru ,
Anda yang telah sibuj dengan dy ,
anda yang seakan melupakan semuanya
Ato saya yang mulai sibuk dengan mereka ?
itukah yang terjadi ?
itukah jawaban atas semua pertanyaanku ?
Itukah alasan semuanya ?
Berbagai pertanyaan itu menggelora d benakku
Banyak alasan yang membuatku memaklumi
tahukah anda , perkataan anda membuatku terluka ?
tahukah anda , aku merasakan anda berubah ?
Tahukah anda ?
Kita ato sayakah alasannya ?
entahlah~
Minggu, 11 Oktober 2009
TENTANG MEREKA
LEBARAN atau ULANG TAHUN , hal yang membahagiakan bukan ?
saya merasakan keBAHAGIan pada waktu itu . keBAHAGIan yang TAK tergantikan . anda juga merasakannya bukan ?
tapi , apa jadinya kalau hari yang dinanti - nantikan oleh kita itu menjadi hari yang paling buruk . ada yang mengerti ?
SAKIT rasanya jika ditinggalkan orang - orang yang kita sayangi untuk selama-lamanya bukan ? apalagi disaat yang membahagiakan itu.
yah, lebaran taun ini , ketika menuju pulang ke rumah , saya melihat ambulans beserta rombongannya di sebuah pemakaman . mereka yang terliahat bersih dengan pakaian putih mereka , bersih , dan mata yang terus berlinang air mata . saya membayangkan jika saya ada di posis mereka .HANCUR !
hari ini hari kita bermaaf-maafan , adakah maaf yang telah ia simpankan buat mereka yang ia tinggalkan ?
hari ini kita bersenang - senang , adakah kesenangan yang telah ia simpankan buat mereka yang ia tinggalkan ?
saya TAK tahu .
ucapan HAPPY BIRTHDAY sapa yang anda ingin dengar pertama kali ? adakah anda yang menjawab ayah atau ibu saya ?
bagaimana perasaan anda ketika anda berulang tahun , ayah atau ibu anda pergi untuk selama - lamanya ?
saya pernah melihat kejadian itu . seperti merasakan suatu firasat BAPAK itu berkata " besok * ulang tahun , datang ke rumah ! tapi , ndag boleh bawa kado . yang bawa kado saya suruh pulang "
yah~
itulah kata BAPAK itu . tebak apa yang terjadi keesokan harinya ?
bendera putih berkibar dengan gagahnya di rumah * , di hujani air mata . * yang masih kecil dengan polosnya berkata " ini semua yang datang di ulangtahunku ?"
pernahkah anda merasakan itu ?
walaupun saya TAK pernah merasakannya , saya bisa merasakan SAKIT , PAHIT , HANCUR nya ketika siapa saja ada di posisi ini
satu pesan yang saya titipkan :
belajarlah menerima . semua kejadian ada hikmanya , walau terkadang pahit
didedikasikan untuk orang yang merasakan ini . keep smile :)
saya merasakan keBAHAGIan pada waktu itu . keBAHAGIan yang TAK tergantikan . anda juga merasakannya bukan ?
tapi , apa jadinya kalau hari yang dinanti - nantikan oleh kita itu menjadi hari yang paling buruk . ada yang mengerti ?
SAKIT rasanya jika ditinggalkan orang - orang yang kita sayangi untuk selama-lamanya bukan ? apalagi disaat yang membahagiakan itu.
yah, lebaran taun ini , ketika menuju pulang ke rumah , saya melihat ambulans beserta rombongannya di sebuah pemakaman . mereka yang terliahat bersih dengan pakaian putih mereka , bersih , dan mata yang terus berlinang air mata . saya membayangkan jika saya ada di posis mereka .HANCUR !
hari ini hari kita bermaaf-maafan , adakah maaf yang telah ia simpankan buat mereka yang ia tinggalkan ?
hari ini kita bersenang - senang , adakah kesenangan yang telah ia simpankan buat mereka yang ia tinggalkan ?
saya TAK tahu .
ucapan HAPPY BIRTHDAY sapa yang anda ingin dengar pertama kali ? adakah anda yang menjawab ayah atau ibu saya ?
bagaimana perasaan anda ketika anda berulang tahun , ayah atau ibu anda pergi untuk selama - lamanya ?
saya pernah melihat kejadian itu . seperti merasakan suatu firasat BAPAK itu berkata " besok * ulang tahun , datang ke rumah ! tapi , ndag boleh bawa kado . yang bawa kado saya suruh pulang "
yah~
itulah kata BAPAK itu . tebak apa yang terjadi keesokan harinya ?
bendera putih berkibar dengan gagahnya di rumah * , di hujani air mata . * yang masih kecil dengan polosnya berkata " ini semua yang datang di ulangtahunku ?"
pernahkah anda merasakan itu ?
walaupun saya TAK pernah merasakannya , saya bisa merasakan SAKIT , PAHIT , HANCUR nya ketika siapa saja ada di posisi ini
satu pesan yang saya titipkan :
belajarlah menerima . semua kejadian ada hikmanya , walau terkadang pahit
didedikasikan untuk orang yang merasakan ini . keep smile :)
INDAH WALAU SESAAT
hari itu , hari yang indah buatku
hari dimana hari yang TAK pernah ku duga selama ini
INDAH walau sesaat
saya berharap banyak pada anda , andai anda tau
saya yang berangan - angan akan BERTAHAN
saya yang bercita - cita selamanya
perlahan tapi PASTI
anda menusuk ku
anda melukai ku
masih teringat dibenakku
hujan yang begitu deras , anda memegang tanganku
mendekapku
kita yang mengarungi jalan itu
dan anda yang mempermainkannya
sadakah anda menyakitiku ?
sadarkah anda ?
sadarkah anda betapa terlihat bodohnya saya yang terbuai dengan mainan anda ?
dalam tertawa saya menangis
dalam tangisan saya merintih
TAk pernah aku tersenyum walau hanya sesenti
anda ?
sadarkah anda betapa PERFECTnya ketika anda berkata " SAYANg saya ke anda TAK LEBIH dari SAYANG saya ke SAHABAT anda "
MULUS dan PERFECT
saya hanya tersenyum , tapi dalam hati berharap anda TAK MELANJUTkannya
anda melanjutkannya , " sejak kita mulai bersama " bisa anda bayangkan perasaan saya ?
anda yang menipu saya
dan saya yang tertipu dengan bualan anda
anda yang membuat saya mimpi
tapi anda pula yang membangunkan saya
MARAH dan kesal
tapi ada satu rasa di balik semua ini " RELA dan TEGAR "
hari dimana hari yang TAK pernah ku duga selama ini
INDAH walau sesaat
saya berharap banyak pada anda , andai anda tau
saya yang berangan - angan akan BERTAHAN
saya yang bercita - cita selamanya
perlahan tapi PASTI
anda menusuk ku
anda melukai ku
masih teringat dibenakku
hujan yang begitu deras , anda memegang tanganku
mendekapku
kita yang mengarungi jalan itu
dan anda yang mempermainkannya
sadakah anda menyakitiku ?
sadarkah anda ?
sadarkah anda betapa terlihat bodohnya saya yang terbuai dengan mainan anda ?
dalam tertawa saya menangis
dalam tangisan saya merintih
TAk pernah aku tersenyum walau hanya sesenti
anda ?
sadarkah anda betapa PERFECTnya ketika anda berkata " SAYANg saya ke anda TAK LEBIH dari SAYANG saya ke SAHABAT anda "
MULUS dan PERFECT
saya hanya tersenyum , tapi dalam hati berharap anda TAK MELANJUTkannya
anda melanjutkannya , " sejak kita mulai bersama " bisa anda bayangkan perasaan saya ?
anda yang menipu saya
dan saya yang tertipu dengan bualan anda
anda yang membuat saya mimpi
tapi anda pula yang membangunkan saya
MARAH dan kesal
tapi ada satu rasa di balik semua ini " RELA dan TEGAR "
Minggu, 22 Februari 2009
PENGAGUM RAHASIA !
Aku memujamu
Akulah pengagum rahasiamu
Mengapa tak pernah kau sadari ada sepasang mata yang selalu memperhatikanmu ?
Sepasang mata yang menunggumu di pagi hari
Sepasang mata yang melihatmu tertawa
Sepasang mata yang melihatmu berjalan
Sepasang mata yang menunggumu pulang
Aku adalah pemilik hati yang PERIH
Pemilik hat yang HANCUR
Pemilik hati yang sedang menunggu sesuatu yang tak pasti
Aku seseorang yang ingin menyadarkanmu aku di sini
Akulah sang pengangum rahasiamu
Akulah pengagum rahasiamu
Mengapa tak pernah kau sadari ada sepasang mata yang selalu memperhatikanmu ?
Sepasang mata yang menunggumu di pagi hari
Sepasang mata yang melihatmu tertawa
Sepasang mata yang melihatmu berjalan
Sepasang mata yang menunggumu pulang
Aku adalah pemilik hati yang PERIH
Pemilik hat yang HANCUR
Pemilik hati yang sedang menunggu sesuatu yang tak pasti
Aku seseorang yang ingin menyadarkanmu aku di sini
Akulah sang pengangum rahasiamu
Minggu, 15 Februari 2009
UANG BISA MEMBELI SEMUANYA ?
uang . . .
apa benar semuanya dapat diukur dengan uang ?
banyak yang bilang " kalau ada uang pasti semuanya selesai ".
apa benar itu terjadi ?
yagh. . .
ada beberapa masalah memang yang selesai dengan uang . tapi menurut saya pribadi uang TIDAk bisa membeli KASIH SAYANG, CINTA .
*Entri ini diilhami dari keadaan sekitar ku*
seorang anak yang hidup dengan uang tetapi sama sekali tak mendapatkan kasih sayang apa masih bisa beratahan ?
contohnya begini :
anak tersebut sangat gampang dalam masalah uang. Tetapi, jika pulang sekolah tak pernah langsung pulang ke rumah. Ia nongkrong sana sini . Ke rumah temannya, dsb. jika ia ditanya, ia mengatakan " tidak adaji di bikin di rumah ", "kalau kecepatan pulang, ketawa nanti pagarku", "pulang cepat atau tidak sama saja. Omelan terus yang didengar".
dan masih banyak alasan lagi. dan alasan yang paling miris ku dengar adalah "sama saja. malah lebih enak nongkrong. rame. dariapada pulang, hanya tumah kosong yang saya dapat".
mereka mengatakan hal itu sambil tertawa. tapi aku tahu, dalam lubuk hati mereka yang paling dalam merintih bahkan menangis. Hati mereka adalah bom waktu yang sewaktu - waktu dapat meledak.
para orang tua justru melihat dari sisi lain. mungkin di antara 10 orang hanya 3 yang pulang terlambat tak pernah dimarahi. Justru 3 orang inilah yang memiliki bom waktu yang sangat kuat jika "meledak" nanti.
para orang tua berfikir seperti ini , mungkin :
~ Apa gunanya kalian nongkrong ?
~hanya menghabisakan waktu secara percuma saja.
~tidak puas kalian disekolah ?
disinilah akar dari semuanya, mereka selalu melihat dari sisi masalah tersebut terjadi. bukan dari apa penyebab masalah itu terjadi. Apa pernah mereka berfikir kalau semuanya berawal dari mereka ?
Entahlah . . .
Ada seorang teman yang bercerita kepadaku sebagai referensi entri ini yang intinya begini :
orang tuanya sangatlah loyal masalah uang. tapi mirisnya adalah, orang tuanya acapkali pulang malam . tak pernah meraka sesekali menghampirinya, dikala ia sampai di rumah. tak pernah ia makan malam dalam satu meja. dsb. .
masikah uang berharga ?
aku pernah bertanya pada diriku sendiri, haruskah aku terus - terusan menentang kata hatiku dengan megikuti perintah orang tua ?
dilema memang, di satu sisi kita ingin mengikuti kata hati kita sendiri tapi di sisi lain sbagai anak kita dituntut untuk selalu berbakti. tak membantah.
dan sampai sekarang aku tak pernah mendapatkan jawaban atas pertanyaan dalam hatiku ini.
apa benar semuanya dapat diukur dengan uang ?
banyak yang bilang " kalau ada uang pasti semuanya selesai ".
apa benar itu terjadi ?
yagh. . .
ada beberapa masalah memang yang selesai dengan uang . tapi menurut saya pribadi uang TIDAk bisa membeli KASIH SAYANG, CINTA .
*Entri ini diilhami dari keadaan sekitar ku*
seorang anak yang hidup dengan uang tetapi sama sekali tak mendapatkan kasih sayang apa masih bisa beratahan ?
contohnya begini :
anak tersebut sangat gampang dalam masalah uang. Tetapi, jika pulang sekolah tak pernah langsung pulang ke rumah. Ia nongkrong sana sini . Ke rumah temannya, dsb. jika ia ditanya, ia mengatakan " tidak adaji di bikin di rumah ", "kalau kecepatan pulang, ketawa nanti pagarku", "pulang cepat atau tidak sama saja. Omelan terus yang didengar".
dan masih banyak alasan lagi. dan alasan yang paling miris ku dengar adalah "sama saja. malah lebih enak nongkrong. rame. dariapada pulang, hanya tumah kosong yang saya dapat".
mereka mengatakan hal itu sambil tertawa. tapi aku tahu, dalam lubuk hati mereka yang paling dalam merintih bahkan menangis. Hati mereka adalah bom waktu yang sewaktu - waktu dapat meledak.
para orang tua justru melihat dari sisi lain. mungkin di antara 10 orang hanya 3 yang pulang terlambat tak pernah dimarahi. Justru 3 orang inilah yang memiliki bom waktu yang sangat kuat jika "meledak" nanti.
para orang tua berfikir seperti ini , mungkin :
~ Apa gunanya kalian nongkrong ?
~hanya menghabisakan waktu secara percuma saja.
~tidak puas kalian disekolah ?
disinilah akar dari semuanya, mereka selalu melihat dari sisi masalah tersebut terjadi. bukan dari apa penyebab masalah itu terjadi. Apa pernah mereka berfikir kalau semuanya berawal dari mereka ?
Entahlah . . .
Ada seorang teman yang bercerita kepadaku sebagai referensi entri ini yang intinya begini :
orang tuanya sangatlah loyal masalah uang. tapi mirisnya adalah, orang tuanya acapkali pulang malam . tak pernah meraka sesekali menghampirinya, dikala ia sampai di rumah. tak pernah ia makan malam dalam satu meja. dsb. .
masikah uang berharga ?
aku pernah bertanya pada diriku sendiri, haruskah aku terus - terusan menentang kata hatiku dengan megikuti perintah orang tua ?
dilema memang, di satu sisi kita ingin mengikuti kata hati kita sendiri tapi di sisi lain sbagai anak kita dituntut untuk selalu berbakti. tak membantah.
dan sampai sekarang aku tak pernah mendapatkan jawaban atas pertanyaan dalam hatiku ini.
TENTANG KAMU PART 2 ( MENYERAH)
Aku tau aku yang salah
Aku tau kesalahanku adalah akar adari semuanya
Aku mengartikan lain semuanya
Aku sendiri tak tau kenapa semuanya harus terjadi
Aku bingung dengan smuanya
Waktu terasa sangat cepat
Dan sekarang kau pergi
Tak ada lagi senyummu itu
Tak ada lagi smsmu itu
Tak pernahkah wlau hanya sedetik kau melihat ke belakang ?
Melihatku !
Tak pernahkah kau melakukannya ?
Apa kau tau kalau aku selalu memperhatikanmu ?
Selalu mencari keberadaanmu di kala upacara ?
Selalu menunggumu dikala kau usai olahraga ?
Apa kamu tahu, aku rela berbohong demimu ?
Aku sengaja keluar demi melihatmu
Mencarimu
Memperhatikanmu dari jauh
Melihatmu tertawa
Melihatmu berbicara
Bahkan menghafal semua jadwalmu
Apa kamu tau itu ?
Apa kamu tau, di pagi hari aku rela mutar demi melihatmu ?
Apakah kau telah datang
Apakah kau sakit
Apa kamu tau itu ?
Apa kamu tau, kemarin aku sangat senang mendapat sms darimu ?
Walaupun hanya satu kali
Walaupun itu sms terakhirmu
Apa kamu tau perihnya hatiku ?
Melihat smsmu terakhirmu yang sangat cuek
Yang tak seperti dulu lagi
Apa kamu tau semuanya itu ?
Aku hanya ingin kamu tahu itu
Tak ingin kau balas
Aku hanya ingin dekat denganmu lagi
Melihatmu tersenyum dan bahagia
Melihatmu bercerita tentang dia
Membuatku sangat senang
Walau hatiku PERIH dan MENANGIS
Aku tau kesalahanku adalah akar adari semuanya
Aku mengartikan lain semuanya
Aku sendiri tak tau kenapa semuanya harus terjadi
Aku bingung dengan smuanya
Waktu terasa sangat cepat
Dan sekarang kau pergi
Tak ada lagi senyummu itu
Tak ada lagi smsmu itu
Tak pernahkah wlau hanya sedetik kau melihat ke belakang ?
Melihatku !
Tak pernahkah kau melakukannya ?
Apa kau tau kalau aku selalu memperhatikanmu ?
Selalu mencari keberadaanmu di kala upacara ?
Selalu menunggumu dikala kau usai olahraga ?
Apa kamu tahu, aku rela berbohong demimu ?
Aku sengaja keluar demi melihatmu
Mencarimu
Memperhatikanmu dari jauh
Melihatmu tertawa
Melihatmu berbicara
Bahkan menghafal semua jadwalmu
Apa kamu tau itu ?
Apa kamu tau, di pagi hari aku rela mutar demi melihatmu ?
Apakah kau telah datang
Apakah kau sakit
Apa kamu tau itu ?
Apa kamu tau, kemarin aku sangat senang mendapat sms darimu ?
Walaupun hanya satu kali
Walaupun itu sms terakhirmu
Apa kamu tau perihnya hatiku ?
Melihat smsmu terakhirmu yang sangat cuek
Yang tak seperti dulu lagi
Apa kamu tau semuanya itu ?
Aku hanya ingin kamu tahu itu
Tak ingin kau balas
Aku hanya ingin dekat denganmu lagi
Melihatmu tersenyum dan bahagia
Melihatmu bercerita tentang dia
Membuatku sangat senang
Walau hatiku PERIH dan MENANGIS
Jumat, 13 Februari 2009
MASIH ADA HARAPAN ?
aku salah sangka ! (BACA : Semua Tentangmu )
Dia ?
hanya dia !
ternyata aku masih punya harapan.
tapi, dalam benakku apa benar aku salah sangka ?
aku . . . .
apa kamu tau perngorbananku demi melihat senyum indahmu itu ?
apa kamu tau, kalau aku sengaja mencari jalan susah, menempuh semua rintangan demi berjalan di depan kelasmu, melihatmu, melihat matamu. meyakinkanmu.
apa kamu tau, aku menunggumu pulang, tapi ternyata aku tak melihatmu. kau berjalan lain.
apa kamu tau, aku yang telah yakin kamu akan melewati jalan itu, sengaja duduk di situ demi melihatmu ? kubiarkan aku basah, dingin, karena hujuan sangat deras. dan kamu, ketika melihatku hanya menyapaku dengan 2 KATA saja. tapi aku, sangat senang ! TERAMAT SANGAT SENANG !
apa kamu tau, aku sengaja tidur dinihari demi menunggu balasan commentmu
apa kamu tau semua itu ?
kamu . . .
kenapa kamu memberikanku banyak harapan ?
kenapa kamu sengaja membuatku terbang jauh ?
kenapa perhatian itu selalu kau berikan ?
tak sadarkah kau aku menyayangimu ?
apa kau tak sadar semakin jauh aku tebang, semakin sakit pula jatuhnya aku
kamu tak sadar ?
dengan cara apa agar kau yakin ?
tanpa perlu aku bersujud !
" your smile brings light into my days
the toughs of you warms my night
to hold you in my arms, if i in my dream it's feel so right loving you
You never see the way i'm look into your eyes
you never realize the love i fell inside
pain and sorrow that haunted me
Cause Words I've Left Unsaid To You
to you . . . "
Afgan _ My Cofession
Dia ?
hanya dia !
ternyata aku masih punya harapan.
tapi, dalam benakku apa benar aku salah sangka ?
aku . . . .
apa kamu tau perngorbananku demi melihat senyum indahmu itu ?
apa kamu tau, kalau aku sengaja mencari jalan susah, menempuh semua rintangan demi berjalan di depan kelasmu, melihatmu, melihat matamu. meyakinkanmu.
apa kamu tau, aku menunggumu pulang, tapi ternyata aku tak melihatmu. kau berjalan lain.
apa kamu tau, aku yang telah yakin kamu akan melewati jalan itu, sengaja duduk di situ demi melihatmu ? kubiarkan aku basah, dingin, karena hujuan sangat deras. dan kamu, ketika melihatku hanya menyapaku dengan 2 KATA saja. tapi aku, sangat senang ! TERAMAT SANGAT SENANG !
apa kamu tau, aku sengaja tidur dinihari demi menunggu balasan commentmu
apa kamu tau semua itu ?
kamu . . .
kenapa kamu memberikanku banyak harapan ?
kenapa kamu sengaja membuatku terbang jauh ?
kenapa perhatian itu selalu kau berikan ?
tak sadarkah kau aku menyayangimu ?
apa kau tak sadar semakin jauh aku tebang, semakin sakit pula jatuhnya aku
kamu tak sadar ?
dengan cara apa agar kau yakin ?
tanpa perlu aku bersujud !
" your smile brings light into my days
the toughs of you warms my night
to hold you in my arms, if i in my dream it's feel so right loving you
You never see the way i'm look into your eyes
you never realize the love i fell inside
pain and sorrow that haunted me
Cause Words I've Left Unsaid To You
to you . . . "
Afgan _ My Cofession
Kamis, 05 Februari 2009
SEMUA TENTANGMU
KAMU !
Kamu, kamu yang membuatku tersenyum lagi !
Kamu yang membuatku melihat indahnya dunia ini
Kamu yang selalu membuatku ingin tertawa karena tingakah laku dan bicaramu menyurupai anak - anak . Tapi aku suka itu
Kamu, kamu yang bisa membuatku hatiku berdetak kencang di kala hp ku berbunyi
Kamu yang bisa membuatku loncat kegirangan ketika melihat senyum indah mu itu
Kamu yang membuat aku bisa melupakannya
Dan hanya KAMULAH yang bisa membuatku senyum - senyum sendiri ketika mengingat semuanya . . .
tapi, kenapa mesti KAMU !
KAMU yang membuatku jatuh lagi !
aku tak yakin bisa berdiri lagi . . .
kakiku sepertinya tak mapu lagi menopang beban hidup dan perih hati ini
kamu yang memberikan aku harapan besar, ternyata bernilai KOSONG !
NOL BESAR !
KAMU !
Aku akan selalu menunggu kamu !
Aku tak tau akan sampai kapan aku tak bisa berdiri tanpamu
Aku menunggumu
Membantuku berdiri lagi , menggenggam erat tanganku dan takkan pernah melepasnya !
AKU MENUNGUMU !
Walau kau tak tau ! Karna kamu tak pernah mau tau !
Kamu, kamu yang membuatku tersenyum lagi !
Kamu yang membuatku melihat indahnya dunia ini
Kamu yang selalu membuatku ingin tertawa karena tingakah laku dan bicaramu menyurupai anak - anak . Tapi aku suka itu
Kamu, kamu yang bisa membuatku hatiku berdetak kencang di kala hp ku berbunyi
Kamu yang bisa membuatku loncat kegirangan ketika melihat senyum indah mu itu
Kamu yang membuat aku bisa melupakannya
Dan hanya KAMULAH yang bisa membuatku senyum - senyum sendiri ketika mengingat semuanya . . .
tapi, kenapa mesti KAMU !
KAMU yang membuatku jatuh lagi !
aku tak yakin bisa berdiri lagi . . .
kakiku sepertinya tak mapu lagi menopang beban hidup dan perih hati ini
kamu yang memberikan aku harapan besar, ternyata bernilai KOSONG !
NOL BESAR !
KAMU !
Aku akan selalu menunggu kamu !
Aku tak tau akan sampai kapan aku tak bisa berdiri tanpamu
Aku menunggumu
Membantuku berdiri lagi , menggenggam erat tanganku dan takkan pernah melepasnya !
AKU MENUNGUMU !
Walau kau tak tau ! Karna kamu tak pernah mau tau !
RAMALAN ?
ramalan itu , masih terus membayangiku . Kata - katanya masih terus terngiang - ngiang di benakku . Ramalan kakak kelas itu benar , tapi semuanya masih mengganjal hatiku. Ku coba share dengan sahabatku . Ternyata aku salah . Langkahku itu benar - benar salah . Ia menghujaniku dengan kata - kata yang sama sekali TAK KU SETUJUI !
" cocok mi ibon" katanya sambil terus menghakimiku .
ia mengatakan aku tertutup.
aku. . .
apa benar aku tertutup ?
ENTAHLAH . . .
tak setuju dengan kata - kata itu akupun mebela diri "TIDAK ! kau yang salah sangka. kau toh tidak mau sekali percaay ma saya ! " elakku
"karna kau tidak pernah terbuka" balasnya
"ini sebabnya kita selalu bertengkar. karena kau tidak pernah percaya sama saya!" aku ngotot !
"karena matamu bicara laen! semuanya " balasnya
entahlah, semua itu benar atau tidak . tetapi aku adalah aku. tak ada seorang pun yang bisa merubahku. tapi, sobat . Jujur, aku tak pernah merasa menyembunyikan sesuatu dari kalian. Percaya aku !
" cocok mi ibon" katanya sambil terus menghakimiku .
ia mengatakan aku tertutup.
aku. . .
apa benar aku tertutup ?
ENTAHLAH . . .
tak setuju dengan kata - kata itu akupun mebela diri "TIDAK ! kau yang salah sangka. kau toh tidak mau sekali percaay ma saya ! " elakku
"karna kau tidak pernah terbuka" balasnya
"ini sebabnya kita selalu bertengkar. karena kau tidak pernah percaya sama saya!" aku ngotot !
"karena matamu bicara laen! semuanya " balasnya
entahlah, semua itu benar atau tidak . tetapi aku adalah aku. tak ada seorang pun yang bisa merubahku. tapi, sobat . Jujur, aku tak pernah merasa menyembunyikan sesuatu dari kalian. Percaya aku !
Jumat, 30 Januari 2009
RAMALAN ITU!
hari ini , sabtu 31 Jannuari . pulang sekolah
duduk di koridor kelas adalah hal yang biasa kulakukan bersama temanku . Hari ini aku , Tasa, Dani, dan Rati duduk-duduk di koridor tersebut. Ku pandangi wajah Tasa yang sedang asik membicarakan 898nya. Aku teringat sesuatu . RAMALAN ! Tasa , sahabatku sejak SMP itu pernah bercerita bahwa ia telah di ramal oleh seseorang , kakak kelas kami .
Ku tanyakan hal itu pada Tasa, sangat beruntulah aku , karena kakak yang Tasa maksud sedang berjalan menuju arah kami . "itu dy" kata Tasa sambil menunjuk kakak kelas itu.
"panggilki Tasa ! " kataku .
tasa memanggil kakak kelasku itu yang berjalan menuju belakang kelasku. Akupun mengikutinya .
"dy minta di ramal ka'" kata Tasa menunjukku dengan Rati, temanku yang ingin juga di ramal .
ia meminta tanganku dan ku berikan . ia melihat jari kelingkingku (sepertinya).
kakak kelas : kau de' terlalu banyag cowok yang ada di hadapanmu sekarang . tapi kau hanya sebatas kagum .kau belum menemukan orang yang pas . orang yang betul-betul kau cari .
hah ?
kakak kelas, kau betu-betul mengetahui yang ada dalam lubuk hatiku .
aku dan Rati sangat beruntung karena dapat ia ramal , dan temanku yang laen , RIDAK karena kakak kelas yang tak ku tahu namanya itu sangat terburu-buru .
MAKASIH KK !
duduk di koridor kelas adalah hal yang biasa kulakukan bersama temanku . Hari ini aku , Tasa, Dani, dan Rati duduk-duduk di koridor tersebut. Ku pandangi wajah Tasa yang sedang asik membicarakan 898nya. Aku teringat sesuatu . RAMALAN ! Tasa , sahabatku sejak SMP itu pernah bercerita bahwa ia telah di ramal oleh seseorang , kakak kelas kami .
Ku tanyakan hal itu pada Tasa, sangat beruntulah aku , karena kakak yang Tasa maksud sedang berjalan menuju arah kami . "itu dy" kata Tasa sambil menunjuk kakak kelas itu.
"panggilki Tasa ! " kataku .
tasa memanggil kakak kelasku itu yang berjalan menuju belakang kelasku. Akupun mengikutinya .
"dy minta di ramal ka'" kata Tasa menunjukku dengan Rati, temanku yang ingin juga di ramal .
ia meminta tanganku dan ku berikan . ia melihat jari kelingkingku (sepertinya).
kakak kelas : kau de' terlalu banyag cowok yang ada di hadapanmu sekarang . tapi kau hanya sebatas kagum .kau belum menemukan orang yang pas . orang yang betul-betul kau cari .
hah ?
kakak kelas, kau betu-betul mengetahui yang ada dalam lubuk hatiku .
aku dan Rati sangat beruntung karena dapat ia ramal , dan temanku yang laen , RIDAK karena kakak kelas yang tak ku tahu namanya itu sangat terburu-buru .
MAKASIH KK !
Langganan:
Komentar (Atom)